Bandar Lampung, 19 Agustus 2026 – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MTs Muhammadiyah Sukarame. Kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi madrasah tersebut mengangkat dua materi utama, yaitu edukasi DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang) serta workshop pembuatan masker berbahan kopi dan madu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan obat secara tepat dan bertanggung jawab, sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan alam dalam perawatan diri secara sederhana dan bijak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan antara tim PkM ITERA dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Muhammadiyah Sukarame. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari kedua pihak.
Kepala MTs Muhammadiyah Sukarame, Ibu Hevi Hellen Sofia, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi siswa serta menjadi awal terjalinnya kerja sama yang baik dan berkelanjutan antara MTs Muhammadiyah Sukarame dan ITERA.
Sementara itu, perwakilan ITERA, apt. Muh. Fajar Fauzi, M.Farm., menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah atas sambutan dan dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa-siswi yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sebagai bagian dari acara, dilakukan penyerahan plakat dari apt. Muh. Fajar Fauzi, M.Farm. kepada Ibu Hevi Hellen Sofia, S.Pd.I. sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol kerja sama antara ITERA dan MTs Muhammadiyah Sukarame dalam pelaksanaan kegiatan PkM.
Kegiatan bersama siswa kemudian diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai DAGUSIBU dan materi kesehatan yang akan diberikan. Setelah pembukaan dan doa, tim Farmasi ITERA menyampaikan edukasi mengenai prinsip DAGUSIBU, mulai dari cara mendapatkan obat yang benar, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan tepat, hingga membuang obat secara aman.
Penyampaian materi dibuat interaktif melalui pemutaran video edukasi dan sesi tanya jawab. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman mereka berkaitan dengan penggunaan obat dalam kehidupan sehari-hari. Setelah sesi edukasi selesai, peserta mengerjakan post-test untuk melihat pemahaman setelah memperoleh materi.
Antusiasme siswa kembali terlihat pada sesi berikutnya, yaitu penyampaian materi dan workshop pembuatan masker kopi dan madu. Tim dosen dan mahasiswa Farmasi ITERA memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan serta mendemonstrasikan secara langsung tahapan pembuatan masker. Siswa mengikuti proses tersebut dengan aktif dan diberikan kesempatan untuk bertanya serta berdiskusi mengenai pemanfaatan bahan alam untuk perawatan diri.
Tim PkM yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas apt. Muh. Fajar Fauzi, M.Farm., apt. Gayatri Simanullang, S.Farm., M.Si., dan apt. Mubarika Sekarsari Yusuf, M.Farm., bersama mahasiswa Farmasi ITERA, yaitu Darus Chandra Febriyan, Alya Rahmia, Siti Nur Azzahra, dan Siti Naurah.
Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab bersama tim dosen PkM dan pengisian kuesioner oleh guru pendamping. Seluruh rangkaian acara kemudian diakhiri dengan dokumentasi bersama.
Melalui kegiatan ini, tim PkM Farmasi ITERA berharap siswa-siswi MTs Muhammadiyah Sukarame memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan obat melalui prinsip DAGUSIBU serta mampu mengenal pemanfaatan bahan alam secara sederhana dan bertanggung jawab. Selain memberikan manfaat dalam aspek edukasi kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara ITERA dan MTs Muhammadiyah Sukarame.