Braja Kencana, Lampung Timur – Tim Pengabdian Hibah Pemberdayaan Desa Binaan Berdampak Institut Teknologi Sumatera (ITERA), bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi, melaksanakan sosialisasi legalitas produk pangan serta pelatihan pembuatan media promosi menggunakan Canva dan CapCut di Balai Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 12 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kepala Desa Braja Kencana, serta perangkat desa ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai legalitas produk sekaligus memperkuat kemampuan promosi digital pelaku UMKM.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Hibah Pemberdayan Desa Binaan Berdampak berjudul “Pendampingan Desa Braja Kencana dalam Pengembangan Desa Wisata dan Peningkatan Daya Saing UMKM Lokal”. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan program studi farmasi, pariwisata, dan desain komunikasi visual untuk mendukung pengembangan desa wisata sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Braja Kencana, Heru Setiawan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pelaku UMKM mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh karena materi yang diberikan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan UMKM Desa Braja Kencana. Kegiatan turut dihadiri Supardi (Kepala Dusun III), Ratiman (Kepala Dusun IV), Suhadi (Kepala Dusun VI), Juariyah (Sekretaris Desa), Dilah (Kaur), Julia Cantika (Kaur Umum), Fransiska (Operator Desa), dan Imam Hambali (Bhabinkamtibmas).
Pada sesi sosialisasi, tim Farmasi memberikan edukasi mengenai pentingnya legalitas produk pangan, termasuk perizinan produk industri rumah tangga (PIRT) dan sertifikasi halal. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai keamanan pangan, kelengkapan informasi pada label, manfaat legalitas dalam membangun kepercayaan konsumen, serta tahapan yang perlu dipersiapkan dalam pengurusan dokumen legalitas produk.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan promosi digital oleh tim Desain Komunikasi Visual (DKV). Peserta mempelajari prinsip dasar penyusunan label dan kemasan yang komunikatif, pembuatan materi promosi melalui Canva, serta penyuntingan video sederhana menggunakan CapCut. Pelatihan dilakukan secara praktis agar peserta dapat langsung membuat desain dan video promosi untuk produk UMKM masing-masing.
Peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias dan mempraktikkan secara langsung pembuatan desain promosi menggunakan Canva serta penyuntingan video menggunakan CapCut. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan materi promosi produk secara mandiri dan memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Tim dosen pelaksana terdiri atas apt. Isna Mulyani, S.Farm., M.Si. sebagai ketua, bersama Nana Putri Yanto, M.Sc.; Muhammad Hajid An Nur, S.Ds., M.Ds.; Dr. apt. Syaikhul Aziz, S.Far., M.Si.; dan apt. Syaadatun Nadiah, S.Far., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan sepuluh mahasiswa lintas program studi, yaitu Nada Nisrina Balqis, Putri Olivia, Muhammad Alfazri, Candrawan Situngkir, Uwais Alqarni, Moria Lenina Iyada Manik, Windy Bintang Phawestri, Salsabila Diva Wulandari, Zahra Khoirunnisa, dan Hasbullah Yusuf Wibisono.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap pelaku UMKM Desa Braja Kencana tidak hanya memahami pentingnya legalitas produk, tetapi juga mampu mengoptimalkan media digital sebagai sarana promosi. Penguatan aspek legalitas, kemasan, dan pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung terbentuknya ekosistem desa wisata yang berdaya saing dan berdampak ekonomi bagi masyarakat.