Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)-Rekognisi Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama tim dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Banjar Agung, Lampung Selatan, melalui Workshop Kewirausahaan: Manajemen Keuangan UMKM dan Pemasaran Digital, Sabtu, 5 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Banjar Agung tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha sekaligus memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Workshop merupakan bagian dari kolaborasi mahasiswa KKN-Rekognisi dari Program Studi Sains Aktuaria, Farmasi, dan Teknologi Industri Pertanian bersama tim dosen PkM Itera. Kegiatan diikuti oleh para pelaku UMKM serta kader Posyandu Desa Banjar Agung.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim PkM, Amalia Listiani, S.Pd., M.Sc., dari Program Studi Sains Aktuaria. Dalam sambutannya, Amalia menyampaikan bahwa pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan dan pemasaran digital diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha secara lebih terencana dan berkelanjutan.
“Dari sedikit literasi tentang manajemen keuangan dan pemasaran produk secara digital, diharapkan ilmunya dapat bermanfaat dan diterapkan dalam mengelola bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Amalia.
Dorong UMKM Tertib Mengelola Keuangan
Materi pertama mengenai manajemen keuangan UMKM disampaikan oleh Dila Tirta Julianty, S.Si., M.Si. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan untuk mengetahui kondisi usaha, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, mengontrol pengeluaran, hingga menentukan harga jual produk secara tepat.
Dila juga menjelaskan pentingnya menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) sebagai dasar dalam menentukan harga jual. Perhitungan yang tepat dinilai penting agar pelaku usaha dapat mengetahui keuntungan sebenarnya sekaligus merencanakan alokasi pendapatan untuk pengembangan usaha dan dana darurat.
Setelah penyampaian materi, mahasiswa KKN-Rekognisi mendampingi peserta melakukan praktik pencatatan transaksi berdasarkan aktivitas usaha masing-masing. Melalui praktik tersebut, peserta diarahkan untuk memahami alur pengelolaan keuangan secara lebih sederhana dan sistematis sehingga dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Perluas Pasar melalui Pemasaran Digital
Selain pengelolaan keuangan, peserta mendapatkan materi pemasaran digital yang disampaikan oleh Tiara Yulita, S.Pd., M.Sc. Materi tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan produk UMKM kepada konsumen yang lebih luas.
“UMKM harus go digital untuk memperluas jangkauan. Digital marketing bertujuan mengenalkan dan mempromosikan produk Desa Banjar Agung ke wilayah yang lebih luas sehingga dapat menarik lebih banyak pelanggan,” ujar Tiara.
Pada sesi praktik, mahasiswa KKN-Rekognisi mendampingi para pelaku UMKM dalam mempersiapkan identitas digital usaha, mulai dari pembuatan logo hingga aktivasi akun penjual pada platform penjualan daring. Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM Desa Banjar Agung untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan pemasaran produk mereka.
Workshop berlangsung secara interaktif dengan diskusi, tanya jawab, serta praktik langsung bersama mahasiswa. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi mengenai pencatatan keuangan dan pengembangan pemasaran sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing.
Melalui kolaborasi mahasiswa KKN-Rekognisi dan tim dosen PkM Itera, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi kewirausahaan masyarakat, tetapi juga mendorong UMKM Desa Banjar Agung berkembang menjadi unit usaha yang mandiri, tertib dalam administrasi keuangan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata Itera dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi melalui penerapan keilmuan untuk mendukung pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat.