Sebanyak 26 mahasiswa Program Studi Kimia Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama empat dosen pendamping mengikuti kegiatan kunjungan industri ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Serpong, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai aktivitas penelitian, fasilitas laboratorium, serta ekosistem kerja di salah satu lembaga riset nasional.
Selama kegiatan, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk mengunjungi dua pusat riset berbeda, yaitu Pusat Riset Kimia Polimer dan Pusat Riset Kimia Molekuler. Kunjungan ke Pusat Riset Kimia Polimer didampingi oleh Aditya Ayu Wulanda, S.Pd., M.Si. dan Dr. Fina Khairunnisa Frima, S.Pd., M.Si. Sementara itu, Ahmad Anggraria Jaya Agung, S.Si., M.Sc. dan Yoga Anjas Pratama, M.Pd. mendampingi mahasiswa yang berkunjung ke Pusat Riset Kimia Molekuler.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan penyambutan dan sesi pembukaan bersama pihak BRIN. Setelah itu, mahasiswa berkesempatan meninjau sejumlah laboratorium serta mengenal berbagai fasilitas yang digunakan untuk menunjang kegiatan penelitian di bidang kimia. Melalui kunjungan langsung tersebut, peserta dapat melihat lebih dekat bagaimana kegiatan riset dilakukan dalam lingkungan penelitian profesional.
Pengalaman ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik penelitian di lapangan. Selain mengenal instrumen dan fasilitas laboratorium, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai budaya riset, aktivitas peneliti, serta penerapan ilmu kimia dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan.
Kunjungan ke BRIN tidak hanya berfokus pada pengenalan fasilitas. Dalam kesempatan tersebut, pihak BRIN turut menyampaikan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman akademik dan penelitian. Peluang tersebut mencakup kegiatan magang, pelaksanaan penelitian mahasiswa di BRIN, serta kemungkinan pengembangan kegiatan akademik dan kolaborasi riset pada masa mendatang.
Terbukanya peluang tersebut menjadi hal positif bagi Program Studi Kimia ITERA dalam memperluas jejaring dengan lembaga penelitian nasional. Kolaborasi dengan institusi riset juga diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan, memperoleh pengalaman profesional, serta mengenal berbagai kemungkinan pengembangan karier di bidang penelitian.
Melalui kegiatan kunjungan industri ini, Program Studi Kimia ITERA berupaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas dan laboratorium kampus. Interaksi langsung dengan lingkungan riset di BRIN diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan mahasiswa terhadap dunia penelitian sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan berbagai peluang kolaborasi di bidang kimia